Manfaat Kesehatan Dari Latihan HIIT
 |
| Manfaat Kesehatan Dari Latihan HIIT |
HIIT, atau pelatihan interval intensitas tinggi, adalah jenis latihan kardiovaskular yang berfokus pada pembakaran lemak dengan cepat. Ditandai dengan semburan latihan yang cepat dan terkonsentrasi dengan istirahat di antaranya, latihan HIIT dapat disesuaikan agar sesuai dengan tingkat kebugaran siapa pun. Satu latihan intens meledak dan satu istirahat istirahat dianggap sebagai satu putaran pengulangan. Umumnya, latihan interval intensitas tinggi terdiri dari empat hingga enam kali pengulangan dan dapat berlangsung dari dua puluh hingga tiga puluh menit. Ini sangat bermanfaat bagi individu yang mungkin hanya memiliki waktu singkat, seperti istirahat makan siang, untuk berolahraga. Latihan interval intensitas tinggi mudah dilakukan hampir di mana saja karena tidak memerlukan peralatan apa pun dan hanya memanfaatkan berat badan untuk ketahanan. Lebih banyak manfaat dari latihan HIIT dijelaskan secara rinci pada slide berikut.
Membakar Banyak Kalori Dengan Cepat
Satu bonus besar untuk latihan HIIT adalah membakar banyak kalori dengan cepat. Latihan interval latihan intensitas tinggi tiga puluh menit dapat membakar lebih banyak kalori daripada berlari, bersepeda, atau latihan beban untuk jumlah waktu yang sama. Ini terjadi karena ledakan hebat harus dilakukan pada kapasitas maksimum. Latihan yang paling stabil biasanya dilakukan dengan intensitas yang lebih sedikit. Pembakaran kalori dapat bervariasi berdasarkan rasio waktu interval intens dan interval istirahat istirahat. Misalnya, satu menit berlari (intens) dengan dua menit berjalan (istirahat) dianggap sebagai rasio 1: 2. Namun, bahkan dengan rasio 1: 4, latihan HIIT masih membakar lebih banyak kalori dalam jumlah waktu yang sama seperti kebanyakan bentuk latihan tetap lainnya.
Peningkatan Tingkat Metabolik Selama Jam
Latihan interval intensitas tinggi adalah cara untuk mencapai peningkatan tingkat metabolisme selama berjam-jam setelah berolahraga. Tubuh terus membakar kalori untuk melakukan fungsi vital untuk bertahan hidup seperti bernapas. Tingkat metabolisme basal mengacu pada tingkat di mana tubuh membakar kalori saat istirahat. Angka ini dapat naik dan turun tergantung pada tingkat aktivitas individu. Metabolisme meningkat dengan berolahraga dan secara otomatis berkurang segera setelahnya. Latihan HIIT menjaga tingkat metabolisme tetap tinggi selama berjam-jam setelah latihan karena intensitasnya yang tipis. Terus meningkatkan laju metabolisme tidak hanya membakar kalori saat ini, tetapi juga membantu meningkatkan laju metabolisme basal juga. Ini memungkinkan tubuh membakar lebih banyak kalori saat istirahat.
Tingkatkan Konsumsi Oksigen
Konsumsi oksigen mengacu pada kemampuan otot untuk menggunakan oksigen, dan terkait erat dengan tingkat metabolisme tubuh. Hutang oksigen pasca latihan yang berlebihan adalah hal yang memungkinkan tubuh untuk terus membakar kalori lama setelah latihan HIIT berakhir. Selama latihan yang intens, otot-otot kehabisan adenosin trifosfat, yang merupakan energi yang dibuat dari konsumsi makanan. Selama dan setelah latihan, adenosin trifosfat harus dibuat untuk menggantikan toko yang sudah kosong. Konsumsi oksigen diperlukan untuk fungsi vital ini. Biasanya, pelatihan ketahanan seperti berlari panjang dan terus menerus atau bersepeda adalah cara di mana individu dapat meningkatkan konsumsi oksigen, tetapi pelatihan interval intensitas tinggi telah terbukti lebih baik dalam mencapainya. Intensitas latihan ini adalah apa yang menyebabkan hutang oksigen pasca-latihan yang berlebihan, sehingga membakar lebih banyak kalori selama dan setelah latihan.
Mengurangi Detak Jantung Dan Tekanan Darah
Seiring bertambahnya usia, arteri mereka menjadi semakin kaku, yang berkontribusi terhadap tekanan darah tinggi. Ada lapisan tipis sel di arteri yang perlu tetap mulus untuk mempertahankan aliran darah. Lapisan ini disebut endotelium. Latihan HIIT telah terbukti mendukung fungsi endotelium sementara olahraga berkelanjutan tidak. Latihan ini juga membantu melonggarkan arteri, sehingga meningkatkan kekakuan yang berkembang. Ini membantu menurunkan tekanan darah. Latihan HIIT juga membantu menurunkan detak jantung istirahat seseorang. Karena tubuh telah meningkatkan konsumsi oksigen, jantung dapat lebih efisien memompa darah ke seluruh tubuh, yang berarti detak jantung istirahat keseluruhan lebih rendah. Berbagai penelitian telah membuktikan sementara semua jenis olahraga teratur akan mengurangi denyut jantung dan tekanan darah, latihan interval intensitas tinggi memiliki cara yang lebih efisien untuk melakukannya.
Pengurangan Gula Darah
Latihan interval dengan intensitas tinggi menyebabkan penurunan gula darah dan membantu meningkatkan resistensi insulin. Olahraga, secara umum, membantu menurunkan kadar gula darah dengan memanfaatkan glukosa dalam darah untuk energi. Saat otot-otot kehabisan adenosin trifosfat selama latihan, mereka menarik glukosa dari darah untuk menghasilkan lebih banyak. Tindakan ini memungkinkan insulin bekerja lebih baik karena ada lebih sedikit gula untuk dikeluarkan dari darah. Sel lebih sensitif terhadap insulin dan dapat menggunakannya dengan lebih baik. Latihan interval latihan intensitas tinggi sering direkomendasikan untuk pasien dengan diabetes tipe II karena mengurangi lemak visceral dan meningkatkan fungsi sel beta di pankreas.
Comments
Post a Comment